SEMANGAT KERJA PEGAWAI DI DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KOTA LUBUKLINGGAU

  • Sri Maya Magister Manajemen STIE MURA
  • Betti Nuraini Magister Manajemen STIE MURA
Keywords: Semangat Kerja, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan, Pemberdayaan Masyarakat

Abstract

Semangat kerja adalah salah satu isu sentral dalam bidang Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM). Hal ini telah banyak menarik perhatian Peneliti bidang MSDM untuk melakukan diskusi dan kajian-kajian ilmiah. Membahas masalah semangat kerja perlu diawali dengan memahami pengertian semangat kerja itu sendiri. Pratiwi (2013:8) mengatakan, semangat kerja adalah sikap individu dalam bekerja yang menunjukkan rasa kegairahan, antusias, bertanggung jawab, dan komitmen dalam melaksanakan tugas agar mencapai tujuan organisasi. Pemerintah sebagai otorisasi tertinggi dalam mengelola Negara diharapkan mampu menjadikan masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera. Oleh karena itu, upaya perbaikan kualitas pegawainya menjadi sangat penting. Tinggi rendahnya semangat kerja pegawai menjadi salah satu kunci tercapainya cita-cita tersebut. Hasil pengamatan awal tersebut bertolak belakang dengan berita, opini, hasil penelitian atau sejenisnya yang berkembang di kalangan masyarakat luas yang mengatakan : Pegawai yang bekerja di Instansi Pemerintahan kental dengan nuansa mangkir, datang terlambat, acuh tak acuh terhadap pekerjaannya dan lain sebagainya. Potret buram kinerja dan perilaku pegawai di Instansi Pemerintah ini diperparah lagi dengan semakin meningkatnya pelanggaran etika, disiplin dan pelanggaran hukum/ pidana yang terjadi di tengah masyarakat. Sering terdengar di media cetak dan elektronik di mana ada oknum pegawai di Instansi Pemerintah yang tertangkap tengah “mangkir”/ “mbolos” kerja, oknum pegawai Instansi Pemerintah yang ketahuan tengah melakukan perselingkuhan sesama. Proses pembinaan semangat kerja pegawai di Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Lubuklinggau sudah terbilang baik, akan tetapi masih perlu ditingkatkan lagi usaha untuk meningkatkan semangat kerja. Strategi peningkatan semangat kerja pegawai di Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Lubuklinggau telah terlaksana, akan tetapi masih perlu usaha agar pegawai merasa bersemangat dalam bekerja. Kualifikasi semangat kerja di Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan  Pemberdayaan Masyarakat Kota Lubuklinggau terbilang baik, akan tetapi masih perlu pelengkapan fasilitas (sarana dan prsarana) yang masih kurang

References

Anditasari. 2012. Hubungan antara Persepsi terhadap Konflik Peran dengan Semangat Kerja Karyawan Divisi Teknik PT. Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkit Listrik Banjarnegara. Jurnal
Arikunto, Suharsimi. 2012. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta
Astuti dan Widyarini. 2012. Persepsi Keadilan, Tekanan Kerja dan Semangat Kerja pada Pegawai Negeri Sipil. Jurnal
Bruce. 2012. Human Capital Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta: Gramedia
Clegg, Brian. 2012. Instant Motivation. Jakarta: Erlangga
Djamarah, Syaiful Bahri D. 2012. Psikologi Umum. Jakarta: Rineka Cipta
Fahmi, Irham. 2013. Manajemen Kinerja Teori dan Aplikasi, Bandung: Alfabeta
Fahmi, Irham. 2014. Manajemen Kinerja Teori dan Aplikasi, Bandung: Alfabeta
Gaol, CHR. Jimmy. 2014. Human Capital Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta: Gramedia
Hasibuan. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rineka Cipt
Hasibuan. 2013. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rineka Cipt http://idPenelitian/pengertiansemangat-kerja Kossen. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rineka Cipta
Kuswadi. 2014. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta:
Rineka Cipta Maheswari. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia.
Jakarta: Rineka Cipta Majorsy. 2013. Kepuasan Kerja, Semangat Kerja dan Komitmen Organisasional pada Staf Pengajar
Universitas Gunadarma.
Jurnal Murdhiarta. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rineka Cipta Mukhyi dan Hudiyanto. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rineka Cipta Nitisemito 2013. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rineka Cipta
Pratiwi. 2013. Pengaruh Noise (Kebisingan) Ruang Kerja Terhadap Semangat Kerja Karyawan PTP. Nusantara 4 Siodamanik. Jurnal
Siagian, Sondang P. 2013. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rineka Cipta Subagyo. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta:
Rineka Cipt Sugiyono. 2016. Penelitian Kuantitatif, Kualiitatif, dan R&D. Bandung: Alfabet Sunyoto, Danang. 2015. Pengembangan Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rineka Cipta
Tohardi, Ahmad. 2013. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rineka Cipt
Wibowo. 2014. Manajemen Kinerja. Jakarta: Rineka Cipt
Wursanto. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rineka Cipta
Published
2018-06-10