Abstract

Semakin besarnya kebutuhan Internet kususnya pada dunia pendidikan saat ini jika  hanya menggunakan satu layanan ISP saat ini dirasakan sudah tidak mencukupi lagi, sehingga untuk memenuhi kebutuhan akses Internet yang cukup tinggi didalam dunia pendidikan maka dari itu untuk meng antisispasi melonjaknya pemakaiyan internet di lingkungan pendidikan STKIP Lubuklinggau, maka pihak perguruantinggi harus memsanga satu buah layanan internet lagi agar jika satu layanan mengalamai trauble atau mengalami gangguan jaringan dari profider maka ada satu layanan ISP lagi yang meng kafer pemakaiyan internet di perguruantinggi STKIP PGRI  Dengan bertambahnya jumlah jaringan ISP yang digunakan maka dibutuhkannya suatu metode untuk memaksimalkan penggunaan yang disebut dengan load balancing dan failover, yaitu suatu metoda pembagian beban secara seimbang antara pembagian bandwidth lokal maupun internasional sesuai dengan kebutuhan yang kita inginkan dan juga suatu metode berpindahnya suatu ISP ke ISP lain secara otomatis apabila suatu ISP tersebut mengalamin kegagalan koneksi.

Dengan diterapkannya metoda load balancing ini diharapkan lebih mempermudah sistem jaringan yang ada pada saat ini dan dapat membantu pihak IT dalam melakukan pengawasan jaringan .