Abstract

Provinsi Riau terdapat sebanyak kurang lebih 190.140 orang tidak memiliki pekerjaan. Berdasarkan dari daerah tempat tinggalnya, pengangguran di perkotaan tercatat lebih tinggi jumlahnya dibanding di perdesaan. Hal tersebut dapat menunjukkan bahwa jumlah lapangan pekerjaan yang dibutuhkan di Riau masih kurang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. pada situasi tersebut, masyarakat akan menggunakan cara apapun yang mereka bisa agar dapat bertahan dan memenuhi kebutuhan hidup. Dengan menggunakan Artificial neural Network (ANN) atau yang biasa dikenal jaringan syaraf tiruan dapat digunakan untuk memprediksi jumlah pengangguran.tahapan dalam ANN ini dilakukan normalisasi data kemudian menggunakan algoritma backpropagation. Pada analisis ini,  metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan SDLC model waterfall yang merupakan pendekatan model paling sederhana. Implementasi metode Backpropagation dalam prediksi jumlah penganguran di provinsi Riau diperlukan data latih yang akan digunakan sebagai sumber pelatihan yang selanjutnya diproses pada tahap pengujian menggunakan algoritma Backpropagation dari ANN dengan 2 inputan, 6 hidden layer, learning rate 0,1 dan 1 output, maka diperoleh nilai error atau MSE yang  baik pada proses training sebesar 0,00060988.