ENSURE RESOURCE OPTIMIZATION TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN COBIT 5

Main Article Content

Sarmini - Sarmini

Abstract

Departemen TI menghadapi beberapa kendala antara lain kurangnya alokasi anggaran bagi organisasi / lembaga dalam memenuhi infrastruktur TI, dan infrastruktur yang ada tidak sesuai dengan strategi bisnis organisasi. Dapat disimpulkan bahwa infrastruktur TI merupakan salah satu sumber permasalahan dalam pengelolaan TI. Mengelola sumber daya TI sesuai dengan standar yang berlaku untuk pemanfaatan TI di organisasi / lembaga merupakan salah satu poin penting agar pemanfaatan TI mencapai tujuan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai sejauhmana proses optimasi sumber daya TI di Universitas Amikom Purwokerto. Kerangka COBIT digunakan untuk proses penilaian; Kerangka ini memiliki beberapa manfaat. TI dapat diciptakan dan dioptimalkan serta terwujudnya keseimbangan manfaat dan tingkat risiko serta penggunaan sumber daya TI. Dari hasil evaluasi tersebut, saat ini tingkat kapabilitas proses Ensure Resource Optimization di Universitas Amikom Purwokerto berada pada level 2 (Managed Process). Hal ini menunjukkan bahwa Universitas Amikom Purwokerto telah melaksanakan, merencanakan, memantau dan menyesuaikan proses optimalisasi sumber daya TI dan produk yang dihasilkan telah terdefinisi, dikendalikan, dan dipelihara dengan baik. Proses optimalisasi sumber daya TI di Universitas Amikom Purwokerto dipastikan sesuai dengan target level yang diharapkan, sehingga perlu dibuat SOP untuk mencapai persyaratan level 3 sesuai dengan rekomendasi yang diberikan.

Article Details

Section
Article

References

[1] H. Purnomo, S. Fauziati, and W. W. Winarno, “Penilaian Tingkat Kapabilitas Proses Tata Kelola Teknologi Informasi Dengan COBIT 5 Pada Domain EDM (Studi Kasus di PT. Nusa Halmahera Minerals),” Knastik, pp. 69–75, 2016.
[2] A. N. Yusril, S. N. Widyaningrum, P. Al Zukri, and R. A. Tyas, “Pentingnya Implementasi Cobit Dalam Perbankan : Sistematika Literatur Review,” in Seminar Nasional APTIKOM (SEMNASTIK), 2019, pp. 394–401.
[3] F. Ajismanto, “Analisis Domain Proses COBIT Framework 5 Pada Sistem Informasi Worksheet ( Studi Kasus : Perguruan Tinggi STMIK , Politeknik Palcomtech ) Domain Analysis of COBIT Process Framework 5 In Worksheet Information System ( Case Study : STMIK College , Palcomtec,” vol. 3, no. 2, 2017.
[4] A. R. Naspati, Suprapto, and A. D. Herlambang, “Evaluasi Pengelolaan Sumber Daya Teknologi Informasi ( IT Resource Management ) dengan Menggunakan Framework COBIT 5 ( Studi Kasus : PT . Infomedia Nusantara ),” J. Pengemb. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 2, no. 11, pp. 5384–5393, 2018.
[5] ISACA, COBIT 5 : A Business Framework for the Governance and Management of Enterprise IT. USA: ISACA, 2012.
[6] ISACA, Enabling Processes. 2012.
[7] ISACA, COBIT 5: Process Assessment Model (PAM): Using COBIT 5. 2013.
[8] A. F. Wijaya and A. D. Cahyono, “Implementasi Standar Pengelolaan Sumber Daya Teknologi Informasi Guna Mendukung Tata Kelola Teknologi Informasi di Lembaga Pemerintahan,” in Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia, 2016, pp. 6–7.
[9] H. Fryonanda, H. Sukoco, and Y. Nurhadryani, “Evaluasi Infrastruktur Teknologi Informasi dengan COBIT 5 dan ITIL V3,” J. Ilm. Teknol. Inf., vol. 17, no. 1, pp. 1–11, 2019.
[10] H. Kusbandono and D. Ariyadi, “Rekomendasi Perbaikan Infrastruktur TI SMK Berdasarkan Evaluasi Tingkat Kematangan Framework COBIT 5,” J. Appl. Informatics Comput., vol. 2, no. 2, pp. 09–14, 2018.